Apa yang membuat bulan puasa begitu istimewa? Hmmm… kalau dari pengamatan saya selama ini, di bulan tersebut, “antena” ...

ISTIMEWANYA BULAN PUASA RAMADHAN

0 Comments

Apa yang membuat bulan puasa begitu istimewa? Hmmm… kalau dari pengamatan saya selama ini, di bulan tersebut, “antena” kerohanian semua orang seolah-olah menjadi lebih panjang dibandingkan biasanya. Mungkin saja, itu didukung oleh semarak penyiaran program-program khusus muslim di media massa, baik media cetak maupun elektronik.

Tentu saja, secara keimanan, saudara-saudari yang muslim memiliki alasannya sendiri. Ibadah puasa sebulan penuh merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh semua orang yang beragama Islam. Karena sifatnya yang wajib, sampai-sampai “bolong”-nya puasa harus dibayar meski Ramadhan berakhir. Ini bukan ibadah yang main-main bagi umat muslim.

Bulan puasa juga menjadi istimewa di negeri ini, karena ia tak pernah datang sendiri. Ada beberapa “teman setia” yang mendampingi bulan puasa, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan tiket angkutan umum, sidang penentuan awal puasa yang sering tak mencapai kesepakatan, hingga diskon produk busana hari raya. Itu yang bisa saya ingat saat ini.

Khusus tahun ini, bulan puasa menjadi istimewa karena Kementerian Kominfo menyatakan telah berhasil memblokir sekitar 900 ribu situs porno, meski sebagian kecil “pantang menyerah” dan membuat situs-situs baru. Pak Tifatul Sembiring telah menampakkan kepedulian yang tinggi terhadap keimanan umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa di tahun ini, dan itu patut diapresiasi.

Menteri BUMN, Dahlan Iskan, juga seolah-olah tak mau ketinggalan dalam mempersembahkan pelayanan yang diharapkan bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia, yakni mobil listrik. Meski sempat mogok di Thamrin setelah berputar-putar di Depok, pak Dahlan tidak begitu saja menyerah. Beliau bahkan memastikan bahwa mobil ramah lingkungan yang dibanderol di bawah Rp 200 juta itu bisa mulai dinikmati pada tanggal 10 Agustus nanti.

Sementara itu, meski Kementeriannya sedang dirundung permasalahan seputar pengadaan kitab suci, Menteri Agama, Suryadharma Ali, berkenan memimpin sidang isbat, dan dengan santun mendorong Muhammadiyah agar mau mengutus perwakilannya dalam penentuan awal puasa tersebut. Pihak Muhammadiyah yang cinta damai akhirnya memutuskan untuk tidak menghadiri undangan pak Menteri, karena ditakutkan bisa menimbulkan konflik.

Tak hanya pejabat negara, ketua parpol terbesar di negeri ini, Anas Urbaningrum, juga membuat bulan puasa terasa istimewa, terutama bagi pedagang ayam potong yang dagangannya dibeli olehnya. Bukannya menawar seperti yang dilakukan oleh istri Foke di Solo ketika membeli kain, Anas justru sengaja membayar dua kali lebih mahal. Wajar saja. Itulah bedanya gaya belanja ibu-ibu dengan bapak-bapak.

Dan, yang paling istimewa dinikmati warga DKI Jakarta, karena diadakan pula sidang untuk menghitung perolehan suara masing-masing pasangan cagub-cawagub yang telah bertarung di ajang Pemilukada DKI Jakarta pada 11 Juli yang lalu. Kali ini, hitung cepat hampir semua lembaga survei tidak berbeda jauh dengan hasil perhitungan KPUD DKI. Bang Foke yang menang besar di Kepulauan Seribu mesti bersabar dahulu mengikuti putaran kedua melawan Jokowi. Yang jelas kita patut bersyukur, karena Pemilihan Gubernur DKI Jakarta kali ini berlangsung dengan lancar, aman, dan teratur.

Demikianlah hal-hal yang membuat bulan puasa kali ini menjadi istimewa bagi saya. Mungkin saja, sidang pembaca memiliki pemikiran yang lain lagi, silakan ditambahkan. salam terahir , saya ingin menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat islam di dunia dan yang sedang berkunjung di blog ane . Semoga bulan puasa kali ini menjadi bulan yang istimewa, dan di penghujung bulan nanti, menghasilkan orang-orang yang istimewa pula, baik dalam bertutur maupun bersikap, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Amin.



You may also like

Tidak ada komentar:

jangan lupa komentarnya yah gan !

hayydar sii seo. Diberdayakan oleh Blogger.